DAYA SIMPAN TELUR AYAM KONSUMSI YANG DIRENDAM MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT PISANG DITINJAU DARI RONGGA UDARA DAN pH

Nafal Fata Nabila(1), Tri Sukmaningsih(2), Sulistyaningtyas -(3),


(1) 
(2) Fakultas Peternakan Universitas Wijayakusuma Purwokerto
(3) Fakultas Peternakan Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Corresponding Author

Abstract


Telur adalah bahan pangan yang sempurna karena mengandung zat gizi yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Telur merupakan bahan pangan yang mudah terkontaminasi oleh mikroba. Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya telur adalah lama waktu penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya simpan telur ayam konsumsi berdasarkan rongga udara, pH putih telur, pH kuning telur setelah perendaman dengan ekstrak kulit pisang kepok. Sampel yang digunakan adalah telur baru sebanyak 40 butir. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan perlakuan yaitu P0 telur tanpa penyimpanan 0 hari, P1 telur disimpan selama 7 hari, P2 telur disimpan selama 14 hari, P3 telur disimpan selama 14 hari dan P4 telur disimpan selama 28 hari. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi, jika terdapat perbedaan yang signifikan makan akan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telur yang diredam ekstrak kulit pisang kepok meningkatkan rongga udara, pH putih telur dan pH kuning. Penggunaan larutan ekstrak kulit pisang belum mampu menghambat penguapan yang terjadi di dalam telur dan menjaga kelembaban telur.

Kata kunci: Telur Ayam Konsumsi, Ekstrak Kulit Pisang, Daya Simpan, Rongga Udara, pH Putih Telur dan pH Kuning Telur

Abstract

Eggs are the perfect food because they contain the nutrients needed by living things. Eggs are food items that are easily contaminated by microbes. One of the factors that cause egg damage is the long storage time. This study aims to determine the shelf life of consumption chicken eggs based on air cavity, egg white pH, egg yolk pH after soaking with kepok banana peel extract. The sample used was 40 new eggs. This study used a completely randomized design (CRD) method in the same direction as the treatment, namely P0 eggs without storage for 0 days, P1 eggs stored for 7 days, P2 eggs stored for 14 days, P3 eggs stored for 14 days and P4 eggs stored for 28 days. The data obtained were analyzed using analysis of variance, if there is a significant difference, it will be continued with the BNT test. The results showed that eggs soaked in kepok banana peel extract increased air cavity, egg white pH and yolk pH. The use of banana peel extract solution has not been able to inhibit the evaporation that occurs in the egg and maintain the moisture of the egg.

Keywords: Consumption Chicken Eggs, Banana Peel Extract, Stored Power, Air Cavity, Albumen pH and Egg Yolk pH

Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 30 times
PDF Download : 31 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.