PERENCANAAN BANK SAMPAH DENGAN KONSEP RAMAH LINGKUNGAN DI PERUMAHAN GRIYA KOBER INDAH PURWOKERTO

Yohana Nursruwening, Wita Widyandini

Abstract

Against the background of the refusal of garbage by the community around the TPA, the government
encouraged the community to process waste in each residence. By way of changing the community
paradigm of waste, it is necessary to do that, namely with the awareness and skills of citizens in processing
waste through the application of the principles of Reduce, Reuse, Recycle, Replace and Replant (5R).
However, public awareness is still limited to the garbage storage system, so by looking at these facts, it is
necessary to make efforts to provide a source of inspiration and motivation in waste management from the
smallest level, namely family to the community in Griya kober Indah housing to develop a waste
management model in the form of a Waste Bank.
Waste management activities in the form of a Waste Bank were carried out by empowering residents
of Griya Kober Indah Housing in West Purwokerto. The method is carried out comprehensively by
involving community members to be directly involved in learning and training from the early stages of the
activity by inviting community members to identify problems up to the stage of mentoring and evaluation
activities. Data analysis techniques by collecting data are by interview, observation and documentation,
data reduction, data presentation and conclusion drawing.
Planning for an Eco-friendly Waste Bank with the 5R principle is a concept of collecting dry waste
which is sorted and has management such as banking. The impact of the community empowerment of Griya
Kober Indah Housing through the Waste Bank provides benefits to the environmental aspects of being
clean, green, comfortable, beautiful and healthy, in the economic aspect the community members become
economically independent so as to improve the welfare of the people and the social aspects of the
community increasingly harmonious and harmonious .
Keywords: Planning, Waste Bank, Environmentally Friendly, Housing
ABSTRAK
Dilatarbelakangi adanya penolakan sampah oleh masyarakat sekitar TPA Kaliori Kab Banyumas,
maka pemerintah menganjurkan masyarakat untuk mengolah sampah di masing-masing rumah tinggal.
Dengan cara merubah paradigma masyarakat akan sampah perlu dilakukan yaitu dengan kesadaran dan
keterampilan warga dalam mengolah sampah melalui penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle, Replace
dan Replant (5R). Namun kesadaran masyarakat masih terbatas pada sistem pewadahan sampah,
sehingga dengan melihat fakta tersebut, perlu untuk melakukan upaya memberikan sumber inspirasi dan
motifasi dalam pengelolaan sampah dari tingkatan terkecil yaitu keluarga pada masyarakat di perumahan
Griya kober Indah untuk mengembangkan model pengelolaan sampah yang berupa Bank Sampah.
Kegiatan pengelolaan sampah yang berupa Bank Sampah dilakukan dengan pemberdayaan warga
Perumahan Griya Kober Indah Purwokerto Barat. Metode dilaksanakan secara komprehensif dengan
melibatkan warga masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembelajaran dan pelatihan sejak tahap
awal kegiatan yakni dengan cara mengajak warga masyarakat mengidendifikasi permasalahan hingga
tahap kegiatan pendampingan dan evaluasi kegiatan. Teknik analisis data dengan cara pengumpulan data yaitu
dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Perencanaan Bank sampah dengan Konsep Ramah Lingkungan dengan prinsip 5R merupakan
konsep pengumpulan sampah kering yang dipilah dan memiliki manajemen seperti perbankan. Dampak
dari pemberdayaan masyarakat Perumahan Griya Kober Indah melalui Bank Sampah memberikan
manfaat pada aspek lingkungan menjadi bersih, hijau, nyaman, asri dan sehat, pada aspek ekonomi
warga masyarakat menjadi mandiri secara ekonomi sehingga meningkatkan kesejahteraan warga dan
pada aspek sosial antar warga semakin akrap dan rukun.
Kata kunci: Perencanaan, Bank Sampah, Ramah Lingkungan, Perumahan

Article Metrics

Abstract view : 18 times
PDF - 21 times

Full Text:

PDF