ANALISIS PENGARUH PROFESIONALISM, JOB EXPERIENCE, DAN JOB AUTONOMY TERHADAP JOB PERFORMANCE (Studi pada Advokat di Purwokerto)

Herwiek Diyah Lestari, Ady Achadi, Nirmala ., Mayla Surveyandini

Abstract

Abstract

The purpose this study is to analyze Effect of Professionalism, Job experience, and Job Autonomy on Job Performance Advocate in Purwokerto.This research was conducted at Advocate in Purwokerto. The number of samples used by 52 respondents, and the sample collection technique using a purposive sampling method. To determine the sample size using methods developed by Isaac and Michael, as well as Krejcie and Morgan.The independent variables in this study Profesionalism, Job Experience and Job Autonomy with the dependent variable is Job Performance. The analytical tool used path analysis.

The results of the analysis using path analysis, found that the variable Profesionalism, and Job Experience positive effect on Job Performance. As for the variables Job Autonomy negatively affect job performance. Results of analysis using t-test can be known Profesionalism, and Job Experience significant effect on Job Performance. As for Job Autonomy no significant effect on job performance.

Professionalism has the most impact on Job Performance. To improve Profesionalism an Advocate can be reached by building awareness of the profession through devotion to the profession (dedication), social obligations (social obligation) have good relations with other professions and communities, Independence (autonomy demands) are able to make decisions without pressure from others, and confidence in the rule itself / profession (belief in self-regulation).

 

Keywords : Profesionalism, Job Experience, Job Autonomy and Job Performance.

 

Abstraksi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Profesionalisme, Job experience, dan Job Autonomy terhadap Job Performance Advokat di Purwokerto.

Penelitian ini dilakukan pada Advokat di Purwokerto.  Adapun jumlah sampel yang digunakan sebanyak 52 responden, dan teknik pengambilan sampelnya dengan menggunakan metode purposive sampling.  Untuk menentukan ukuran sampel menggunakan metode yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael, serta Krejcie dan Morgan.Variabel independen dalam penelitian ini Profesionalism,  Job Experience, dan Job Autonomy dengan variabel dependennya adalah Job Performance. Alat analisis yang digunakan analisis jalur (Path Analysis).

Hasil analisis dengan menggunakan analisis jalur,  diketahui bahwa variabel Profesionalism,dan Job Experience berpengaruh positif terhadap Job Performance.  Sedangkan untuk variabel Job Autonomy  berpengaruh negatif terhadap job performance. Hasil analisis menggunakan uji t dapat diketahui Profesionalism,dan Job Experienceberpengaruh signifikan terhadap Job Performance.  Sedangkan untuk Job Autonomy   tidak berpengaruh signifikan terhadap job performance.

Profesionalism mempunyai pengaruh paling besar terhadap Job Performance.  Untuk meningkatkan Profesionalismseorang Advokat dapat ditempuh dengan membangun kesadaran profesi melalui Pengabdian pada profesi (dedication), Kewajiban sosial(social obligation)memiliki hubungan baik dengan sesama profesi serta masyarakat, Kemandirian(autonomy demands) mampu membuat keputusan tanpa mendapat tekanan dari pihak lain, dan Keyakinan  terhadap  peraturan  sendiri / profesi  (belief in self-regulation).

 

Kata Kunci : Profesionalism, Job Experience, Job Autonomy, Job Performance

Full Text:

PDF

References

DAFTAR PUSTAKA

Gibson dkk., 1997. Organisasi : Perilaku-Struktur-Proses, Edisi Kedelapan, Jilid 1, Penerbit PT. Binarupa Aksara, Jakarta.

Ghozali, I., 2005. Aplikasi Multivariate dengan Program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Hall, R, 1968. “Profesionalization and bureaucratation”. American Sociological

Review 33 : PP.92 - 104

Handoko T.H., 2000. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, Balai Penerbitan Fakultas Ekonomi (BPFE), Yogyakarta.

Hasibuan H. Malayu S.P., 2003. Organisasi dan Motivasi, Bumi Aksara, Jakarta.

Herliansyah, Y dan Ilyas, M. 2006. “Pengaruh Pengalaman Auditor Terhadap

Penggunaan Bukti Tidak Relevan Dalam Auditor Judgment”,Simposium

Nasional Akuntansi IX.

Kalbers L.P., and Cenker W. J. 2008. “The Impact of Exercised Responsibility,

Experience, Autnomy and Role Ambiguity on Job Performance in Public Accounting”. Journal of Manajerial Issues, Vol XX, 327-347

Manthis, R.L. & Jackson John H., 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia, Salemba Empat, Jakarta.

Morgeson, F.P., K. Delaney-Klinger and M. Hemingway, (2005). The importance of job autonomy, cognitive ability, and job-related skill for predicting role breadth and job performance,Journal of Applied Psychology, 90:2, 399-406.

Morrow, P. C. and J. F. Goetz. 1988. ” Professionalism as form of work

commitment”. Journal of Vacational Behavior 32 : pp. 92-111

Pearson, A., J.M. Pearson, C. Griffin. (2009). “Innovating with Technology: The

Impact of Overload, Autonomy, and Work and Family Conflict,”Journal

of Information Technology Theory and Application (JITTA), 9:4, 2009, 4165.

Quinones, M.A., Ford, J.K., and Teachout M.S. (1995). The Reliationship Between Work Experience and Job Performance: A Conceptual and Meta-Analitic Review, Personel Psychology.Volume 48, Issue 4, pages 887–910.

Ramadanthy, R., W., 2013. “Pengaruh Pengalaman, Otonomi, Profesionalisme, dan Ambiquitas Peran Terhadap Kinerja Auditor Pada KAP di DIY”, Journal Nasional, Volume II nomor II Tahun 2013, FE UNY.

Rachmawati, 1997. “Hubungan Antara Profesionalisme Internal Auditor dengan Kinerja, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, dan Keinginann untuk Pindah”, Tesis Program Pasca Sarjana UGM, Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Ranupandjojo, H., dan Husnan S., 2002. Manajemen Personalia, Edisi 4, Pustaka Binawan Presindo, FE UGM, Yogyakarta.

Robbins, Stephen P., 2003. Organizational Behavior, Ninth Edition, Prentice Hall Inc., New Jersey.

Saputra, I G.W & Yasa G.W, 2013. “Pengaruh Independensi, Profesionalisme,

Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Kerja Pada Kinerja Auditor BPK RI Perwakilan Provinsi Bali”, Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Udayana (Unud), Bali, Indonesia.

Setiawan, Ivan Aris dan Imam Ghozali. 2006. Akuntansi Keperilakuan : Konsep

dan Kajian Empiris Perilaku Akuntan. BPFE UNDIP . Semarang.

Simamora, H., 2006. Sumber Daya Manusia, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YKPN, Yogyakarta.

Sugiyono, 2000. Metode Penelitian Bisnis, Alfabeta, Bandung.

_______ , 2008. Statistika untuk Penelitian, Alfabeta, Bandung.

Suliyanto, 2009. Panduan Praktikum Analisis Statistik (Alat Analisis dalam Aplikasi Penelitian), Program Pascasarjana Magister Sains Ekonomi, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

________, 2009. Modul Statistika Ekonomi, Program Pascasarjana Magister Sains Ekonomi, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Tai, W.T., and Liu, S.C., 2007. An Ivestigation of The Influences of Job Autonomy and Neuroticism on Job Stressor-Strain Relations, Social Behavior and Personality. 35, 1007-1020.

Wisesa, A.L., 2012. Pengaruh Excercised Responsibility, Pengalaman, Otonomi, dan Ambiquitas Peran terhadap Kinerja Auditor di Semarang, Skripsi, Program Sarjana Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang.

Wrzesniewski, A. & Dutton, J.E., 2001. Craftting a Job : Revisioning employees as active crafters of their work, Academy of Management Reviews, 26(2), 179-201.

Xie, J.L and G. Johns., 1995. Job Scop and Stress : Can job Scope be too High ?, Academy of Manajement Journal. 38:5, 1288-1309.

Anonim, 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Edisi ketiga, Balai Pustaka, Jakarta.

UU Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat

tantangan-perbankan-syariah-di-2016/

Refbacks

  • There are currently no refbacks.